Sabtu, 06 April 2019

Tentang Rasa yang Terpendam

~ fajar

Berbulan-bulan aku memendam rasa
untuk meninggalkan keegoisan
demi sekadar melihat dan mengagumimu

dimana kegelisahan sirna dan tuhan meluncur
dimana kegembiraan itu menghampiri

dapatkah kita selamanya bersama-sama
meniti indahnya menapaki lapangan hijau, dan sebuah
asa untuk kau raih dan didamba demi diri sendiri

berbulan-bulan aku datang perlahan
yang seakan membuatku takut kehilangan sosok
penyelamat hidup untuk gaya bebas di lapangan hijau

takkan padam didera godaan dan masa yang bergerak cepat

kekekalan dirimu di sepakbola tergantung dari siapa
dan bagaimana orang menilai dari sikap dan pesonamu
yang selalu membuat orang lain terkesima

tentang rasa dalam hati ini, izinkan aku untuk memujimu
kala kau berhasil menjadi pemain top skor paling terbaik

dari jakarta ke singapura
dari singapura ke perancis, dan kembali ke jakarta

setelah itu, ia pergi meninggalkan cerita selebrasi
yang sudah dihembus menuju seantero negeri itu

ia mensyukurinya dengan berdoa kepada ilahi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar